Peta Konsep Bilangan Real

Himpunan Bilangan Real

Guru Rawa Kaya Karya

SMA Islam PB Soedirman 2 Bekasi membuat sebuah karya berisi tentang kisah-kisah inspiratif pembelajaran di masa pandemi.

Guru Nge-Blog

Workshop Online SAGUSABLOG.

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 April 2022

Guru Rawa Kaya Karya

 




Jumat, 29 April 2022

Guru Nge-Blog

Guru Nge-Blog

   Ikatan Guru Indonesia (IGI) adalah sebuah wadah yang sangat bermanfaat bagi guru-guru di Indonesia terutama bagi guru-guru yang selalu ingin mengembangkan kompetensi dan kualitas diri. Banyak yang bisa kita explore sebagai seorang guru dari kanal-kanal yang ada pada IGI. Dari 96 kanal yang ada pada IGI, SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) adalah salah satu kanal yang mengkhususkan pada pengembangan penggunaan blog untuk pembelajaran dan pendidikan. SAGUSABLOG ini diprakarsai oleh @mrmung. 

    SAGUSABLOG menyelenggarakan kegiatan workshop online berbasis LMS SIM Guru Pembelajar yang dilakukan secara kontinu mulai dari kelas dasar hingga kelas lanjutan. Workshop online SAGUSABLOG ini juga mendapatkan bimbingan langsung dari coach @mrmung dan dibimbing oleh mentor-mentor dalam kelas kecil memalui aplikasi Telegram yang selalu siap memberikan ilmu nya tanpa menngenal waktu. Sehingga kegiatan workshop ini bisa kita sesuaikan denga ketersedian waktu kita sebagai seorang guru yang tentunya banyak kegiatan, akan tetapi masih berkesempatan untuk mempelajari dan mengelola blog. 

       Pada saat ini guru bukan merupakan satu-satunya sumber belajar bagi peserta didik, untuk itulah sebagai seorang guru kita harus dapat mengembangkan kompetensi profesional bukan hanya sekedar bisa mengajar dan mendidik, akan tetapi dapat menjadi fasilitator yang mempunyai kemampuan IT sesuai dengan tuntutan zaman sehingga dapat mengantarkan peserta didik menuju masa depannya dengan cara yang berbeda. Mari Bapak Ibu Guru di seluruh indonesia menjadi Guru nge-Blog.

Silakan simak video berikut untuk mendaftar di Workshop Online SAGUSABLOG IGI!


Selamat menjadi manusia pembelajar. 



Kamis, 28 April 2022

Himpuanan Bilangan Real


Bilangan Real (Nyata) 

Bilangan riil atau bilangan real dalam matematika menyatakan bilangan yang bisa dituliskan dalam bentuk desimal, seperti 2,4871773339… atau 3,25678. Bilangan real meliputi bilangan rasional, seperti 42 dan −23/129, dan bilangan irasional, seperti π dan . Bilangan riil juga dapat dilambangkan sebagai salah satu titik dalam garis bilangan.[1]

Definisi popular dari bilangan real meliputi klas ekuivalen dari deret Cauchy rasional, irisan Dedekind, dan deret Archimides.

Bilangan riil ini berbeda dengan bilangan kompleks yang termasuk di dalamnya adalah bilangan imajiner.

Bilangan riil dapat dipahami sebagai titik-titik garis bilangan yang panjangnya tak terhingga.

Pemerian bilangan riil tersebut tidak cukup ketat menurut ukuran modern matematika murni. Penemuan suatu definisi bilangan riil yang cukup ketat - dengan realisasi bahwa dibutuhkan definisi yang lebih baik - merupakan salah satu perkembangan matematika terpenting pada abad ke-19. Definisi aksiomatik standar yang ada sekarang menyatakan bahwa bilangan riil membentuk bidang Archimedes unik yang keseluruhannya teratur lengkap (R ; + ; · ; <), sampai ke suatu isomorfisma,[2] sedangkan definisi konstruktif populer dari bilangan riil meliputi pernyataan sebagai kelas-kelas ekuivalen dari deret Cauchy untuk bilangan rasional, irisan Dedekind, atau "lambang desimal" tak terhingga tertentu, bersama-sama dengan penafsiran tepat untuk operasi aritmetika dan relasi penataan. Definisi-definisi ini ekuivalen dalam dunia matematika klasik

Real-nya adalah terhitung; yaitu: meskipun himpunan dari semua bilangan asli dan himpunan semua bilangan real adalah himpunan tak hingga, tidak ada fungsi satu-ke-satu mondar-mandir: kardinalitas dari himpunan semua bilangan real (dilambangkan  dan disebut kardinalitas kontinum) secara ketat lebih besar dari kardinalitas himpunan semua bilangan asli (dilambangkan ). Pernyataan bahwa tidak ada subset real dengan kardinalitas yang lebih besar dari  dan lebih kecil dari  dikenal sebagai hipotesis kontinum. Hal ini diketahui tidak dapat dibuktikan atau disangkal menggunakan aksioma teori himpunan Zermelo–Fraenkel, dasar standar matematika modern, asalkan teori himpunan ZF adalah konsistensi.


Sumber : Wikipedia